ARTICLE AD BOX
loading...
PM Israel Benjamin Netantyahu mau mencaplok Gaza. Foto/X
GAZA - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan =bahwa dia berambisi dapat menyelesaikan serangan baru ke Gaza "cukup cepat". Itu di tengah Dewan Keamanan PBB mendengar tuntutan baru untuk mengakhiri penderitaan di wilayah kantong Palestina tersebut.
Netanyahu, berbincang setelah kabinet keamanannya pada hari Jumat menyetujui rencana nan banyak dikritik untuk menguasai Kota Gaza, mengatakan dia tidak punya pilihan selain "menyelesaikan tugas" dan mengalahkan Hamas untuk membebaskan para sandera nan disita dari Israel.
Kota Gaza, pusat terpadat di wilayah kantong tersebut, diserang udara Israel pada Minggu malam dan setidaknya lima orang tewas di sebuah toko roti lapis di lingkungan Sabra, kata pejabat kesehatan di Rumah Sakit Al-Shifa.
Media Palestina melaporkan dua wartawan Al Jazeera juga tewas ketika sebuah rudal menghantam tenda mereka di dekat rumah sakit, dan tembakan tank dilaporkan terjadi di area tersebut. Belum ada komentar langsung dari militer Israel.
4 Fakta Pencaplokan Gaza Versi PM Netanyahu, Salah Satu Merebut Benteng Hamas
1. Menguasai Benteng Hamas
Kantor Netanyahu mengatakan pada Minggu malam bahwa perdana menteri telah berbincang dengan Presiden AS Donald Trump mengenai "rencana Israel untuk menguasai sisa tembok Hamas di Gaza."
Sebelumnya pada hari itu, pemimpin Israel tersebut mengatakan bahwa serangan baru di Gaza bermaksud untuk menyerang dua tembok Hamas nan tersisa, nan disebutnya sebagai satu-satunya pilihannya lantaran penolakan golongan Palestina tersebut untuk meletakkan senjata. Hamas mengatakan tidak bakal melucuti senjata selain negara Palestina merdeka didirikan.
Tidak jelas kapan serangan tersebut, nan bakal menjadi upaya terbaru dari serangkaian upaya militer Israel untuk mengusir militan dari Kota Gaza, bakal dimulai.
"Batas waktu nan kami tetapkan untuk tindakan ini cukup cepat. Pertama-tama, kami mau memungkinkan terbentuknya area kondusif agar masyarakat sipil Kota Gaza dapat pindah," tambahnya.