Cegah Korupsi, Kementrans Gelar Workshop Penguatan Integritas Pegawai

Sedang Trending 4 bulan yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Kementerian Transmigrasi menggelar Workshop Penguatan Integritas Pegawai Mencegah Tindakan Korupsi. Menteri Transmigrasi Iftitah mengatakan aktivitas ini menegaskan tidak ada toleransi tindak pidana korupsi sekecil apapun sehingga pegawai punya kewaspadaan.

"Kegiatan workshop ini merupakan bagian dari kesepakatan para pejabat Eselon I dan Eselon II di Kementerian Transmigrasi agar mempunyai pengetahuan tentang menghindarkan diri dari tindak pidana korupsi (Tipikor). Kami tidak menginginkan dan mengharapkan ada nan melanggar baru kita proses. Justru kita cegah agar damage-nya tidak merugikan negara," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (23/4/2025).

Menurutnya, mencegah tindak pidana korupsi jauh lebih baik daripada menangani. Untuk itu, hadirnya aktivitas ini diharapkan dapat membangun sumber daya manusia nan beradab mulia dan menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi.

Sementara itu Direktur Sosialiasasi dan Kampanye Anti Korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Amir Arief menyampaikan pentingnya sembilan nilai integritas nan wajib diterapkan seluruh pegawai Kementerian Transmigrasi.

"Nilai integritas nan kudu dibangun: jujur, peduli, mandiri, tanggung jawab, berani, disiplin, sederhana, setara dan kerja keras," tegasnya.

"Jika seseorang melakukan suatu budaya keburukan maka bakal banyak orang nan mengikuti, Akan tetapi jika orang melakukan suatu contoh nan baik, maka bakal membentuk budaya nan baik," sambung Amir.

Ia berambisi melalui aktivitas ini, seluruh pegawai Kementerian Transmigrasi semakin mempunyai pemahaman nan mendalam mengenai ancaman korupsi.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat membikin pegawai termotivasi untuk menjadi pemasok perubahan dalam menciptakan lingkungan kerja nan transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

"Lebih baik berkeringat di pencegahan daripada berurai air mata di penindakan. Orang nan berperilaku kecurangan punya kecenderungan arogan, kudu di ingatkan satu sama lain. Menjadi orang baik tidak bisa sendirian, butuh support sistem," pungkas Amir.

Sebagai informasi, turut datang pada aktivitas ini beragam Kementerian dan Lembaga nan bertindak sebagai pengawas mengisi materi pencegahan korupsi di Kementerian Transmigrasi.

Hadir pula Plt Direktur IV, pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen, Irene Putrie, Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi, KPK, Amir Arief, Direktur Pencegahan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi pada Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Boro Windu Danandito, Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi RB, Akuntabilitas Aparatur, dan Pengawasan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Andi Rahadian, dan Koordinator Investigasi Hambatan Kelancaran Pembangunan, pada Deputi Bidang Investigasi, Agus Setiyawan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

(anl/ega)

Loading...

Hoegeng Awards 2025

Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini