ARTICLE AD BOX
Jakarta -
Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono menerima kunjungan Ketua Kwarnas Komjen Pol (Purn) Budi Waseso (Buwas) dan Sekjen Gerakan Pramuka Mayjen TNI (Purn) Bahtiar. Dalam pertemuan tersebut, mereka berbincang tentang revitalisasi aktivitas Pramuka.
"Bertukar pikiran tentang revitalisasi aktivitas Pramuka, agar bukan hanya soal menyegarkan aktivitas ekstrakurikuler saja," kata Hendropriyono, Rabu (6/8/2025).
Pertemuan itu berjalan di Kraton Majapahit, Jakarta, pada Selasa (5/8). Dia berambisi Pramuka juga menjadi ruang meningkatkan kesadaran nilai kebangsaan Indonesia.
Menurutnya, Pramuka dapat menjadi ruang strategis bagi negara untuk membangun ulang kebanggaan terhadap simbol-simbol nasional, khususnya bendera Merah Putih.
Dia menyoroti soal sejumlah pihak nan memasang bendera bajak laut nan berasal dari anime One Piece menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini melihat, pemasangan bendera bajak laut One Piece lantaran derasnya arus budaya dunia nan memikat generasi Z di Indonesia. Menurutnya, kudu ada revitalisasi aktivitas Pramuka.
"Masalahnya, Pramuka jadi mereka anggap usang dan membosankan. Karena itu, kedua orang ketua Pramuka tersebut bakal segera menjabarkan kebijakan Presiden RI selaku Ketua Pembimbing Nasional, dengan aktivitas wajib nan sebanding dengan daya tarik budaya pop luar (anime, K-pop, game, dan lain-lain)," jelasnya.
Hendropriyono juga memberi salam menjelang Hari Pramuka, nan diperingati setiap tanggal 14 Agustus di Indonesia.
"Selamat berhari Pramuka ke-64! Sekaligus juga memulai berkemah bagi para Pramuka nan berkebutuhan unik (disabilitas)," katanya.
(jbr/dhn)