ARTICLE AD BOX
Jakarta -
PAM JAYA mencetak lompatan keahlian nan meningkat tajam. Sejak mengambil alih penuh pengelolaan jasa air minum perpipaan dari kedua eks mitra swasta pada 2023, jumlah sambungan perpipaan rumah naik lebih dari dua kali lipat.
"Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa PAM JAYA bisa menghadirkan lompatan percepatan jasa nan berakibat langsung bagi masyarakat. PAM JAYA terus berkomitmen memperluas akses, meningkatkan kualitas jasa dan mewujudkan sasaran 100% cakupan air minum perpipaan di Jakarta pada 2029," ujar Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin dalam keterangannya, Selasa (12/8/2025).
Arief menjelaskan Perubahan orientasi menjadi jasa publik murni membawa akibat besar. Hal itu sesuai Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 7 Tahun 2022 tentang penugasan kepada PAM JAYA untuk melakukan percepatan peningkatan cakupan jasa air minum perpipaan di DKI Jakarta.
Berdasarkan info internal, sebelum pengelolaan 100% oleh PAM JAYA (2021-2022), penambahan Sambungan Rumah (SR) nan terpasang hanya 37.003 SR selama dua tahun, dengan persentase cakupan jasa tercatat 65,85% per Oktober 2022.
Sejak pengelolaan air perpipaan diambil alih penuh pada 2023, PAM JAYA mencatat penambahan 13.641 SR nan menjadi injakan awal untuk lonjakan besar pada tahuntahun berikutnya. Hanya setahun kemudian, capaian penambahan tersebut melejit menjadi 46.196 SR di 2024, dan bertambah lagi 35.862 SR hanya dalam enam bulan pertama 2025.
Totalnya, sejak 2023 hingga pertengahan 2025, PAM JAYA sukses menambah 95.699 SR nan berfaedah lebih dari dua separuh kali lipat dibanding capaian dua tahun sebelum pengambilalihan.
Peningkatan ini juga dibarengi oleh penguatan infrastruktur. Panjang jaringan pipa pengedaran bertambah dari 12.120 km di tahun 2022 menjadi 12.600 km per Juni 2025, memperluas jangkauan ke wilayah-wilayah baru. Kapasitas produksi air dari seluruh Instalasi Pengolahan Air (IPA) juga meningkat dari 20.757 liter per detik (lps) menjadi 22.651 lps, memperkuat pasokan dan pemerataan pengedaran air minum perpipaan di seluruh Jakarta.
Hingga Juni 2025, cakupan jasa air minum perpipaan PAM JAYA telah mencapai 72,69% dan mencakup sebagian besar wilayah di Jakarta. Selama periode 2024-2025, PAM JAYA terus memperluas cakupan jasa dengan menjangkau wilayah-wilayah baru di Jakarta.
Di Jakarta Timur, penambahan wilayah mencakup 34 kelurahan seperti Ujung Menteng, Cakung Barat, Pondok Kopi, Klender, hingga Rawa Terate. Di Jakarta Utara, jasa meluas ke 23 kelurahan antara lain Marunda, Cilincing, Kelapa Gading Barat, Tugu Utara, dan Pademangan Timur.
Sementara itu, di Jakarta Selatan penambahan mencakup Kelurahan Bintaro dan Pesanggrahan, serta di Jakarta Pusat menjangkau Kelurahan Kebon Kosong. Perluasan ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemerataan akses air minum perpipaan di seluruh wilayah Jakarta.
(mpr/ega)