Maklumat Zulhas Minta Semua Anggota Dpr-dprd Pan Peka Terhadap Situasi

Sedang Trending 16 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX
Jakarta -

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) mengeluarkan maklumat nan ditujukan untuk seluruh personil DPR dan DPRD Provinsi alias Kabupaten/Kota dari partainya. Zulhas meminta anggotanya peka terhadap situasi dan tidak arogan.

Maklumat itu diunggah dalam akun IG @amanatnasional, Sabtu (30/8/2025). Zulhas meminta seluruh personil DPR dan DPRD fraksi PAN untuk bertindak dan berbincang sesuai kepatutan.

"Kepada seluruh personil DPR dan DPRD Partai Amanat Nasional. Bertindak, berpenampilan, dan berbicaralah sesuai kepatutan," ujarnya.

Zulhas juga meminta anggotanya peka terhadap situasi. Tidak memamerkan kekayaan dan tidak arogan kepada masyarakat, serta rendah hati dalam mendengar aspirasi dan kritik publik.

"Peka terhadap situasi, penuh empati, jangan flexing, jangan arogan. Rendah hati dalam mendengar aspirasi maupun merespons kritik publik," ujarnya.

Menko Pangan ini juga meminta seluruh anggotanya siap untuk dievaluasi.

"Anggota DPR dan DPRD Partai Amanat Nasional kudu siap dievaluasi status, posisi, tunjangan, dan fasilitasnya," ujarnya.

"Dicerna, dipahami, diresapi, dilaksanakan sebaik-baiknya, disebarkan seluas-luasnya," lanjut Zulhas dalam keterangan di unggahan tersebut.

Diketahui, beberapa personil DPR fraksi PAN jadi sorotan publik salah satunya Eko Hendro Purnomo namalain Eko Pratrio. Ia meminta maaf kepada publik atas atas perbuatannya berjoget-joget di Sidang Tahunan MPR hingga membikin masyarakat resah dan berjanji bakal memperbaiki diri.

"Dengan penuh kerendahan hati saya Eko Patrio menyampaikan permohonan maaf nan sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan nan timbul akibat perbuatan nan saya lakukan," kata Eko Patrio.

Ia memastikan mendengar seluruh kekecewaan masyarakat. Ia pun menyadari situasi belakangan nan menyakiti masyarakat.

"Saya mendengar seluruh aspirasi masyarakat mengenai kekecewaan nan ada, saya menyadari sepenuhnya bahwa situasi ini membawa luka bagi bangsa, terlebih bagi family korban nan kehilangan orang tercinta, maupun nan kudu menanggung penderitaan akibat tumbukan nan terjadi," ucapnya.

Sementara personil lain ialah Uya Kuya. Ia menjadi sorotan lantaran video lamanya banyak diunggah kembali ke media sosial dengan narasi seolah-olah dirinya menantang netizen. Kondisi makin jelek lantaran Uya Kuya menjadi salah satu personil DPR RI nan ikut joget-joget usai Sidang Tahunan MPR.

"Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf nan sebesar-besarnya, tulus dari hati saya nan paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia, atas apa nan terjadi berapa hari terakhir ini, atas apa nan saya lakukan baik sengaja maupun tidak sengaja," buka Uya Kuya dalam video nan diunggah Sabtu (30/8/2025).

"Kami memahami bahwa apa nan terjadi ini mengakibatkan luka nan mendalam bagi rakyat Indonesia, terutama korban nan kudu gugur dan terluka akibat bentrokan-bentrokan nan terjadi," lanjutnya.

(eva/idh)