Wamentrans Sebut Transmigrasi Jadi Kunci Wujudkan Program Asta Cita

Sedang Trending 18 jam yang lalu
ARTICLE AD BOX

Jakarta -

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengungkapkan pembentukan Kementerian Transmigrasi merupakan bagian dari upaya Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Asta Cita. Adapun program-program nan ada saat ini bermaksud tidak hanya untuk pemerataan pembangunan, tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat di beragam daerah.

"Saya menginginkan program Asta Cita Presiden itu bisa terealisasi. Salah satunya melalui program-program di Kementerian Transmigrasi nan berangkaian dengan pembangunan kewilayahan, pembangunan area transmigrasi, pembangunan di desa dari bawah untuk peningkatan kesejahteraan dan pemerataan hasil," kata Viva dalam keterangan tertulis, Sabtu (30/8/2025).

Hal ini disampaikannya saat menutup Rapat Koordinasi Teknis Kementerian Transmigrasi di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (30/8).

Viva menjelaskan pihaknya saat ini tengah membangun pusat-pusat pertumbuhan ekonomi dan mendukung ketahanan pangan nasional. Sejumlah area transmigrasi, seperti di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan sekarang telah berkembang menjadi sentra produksi beras.

Lewat strategi tersebut, Kementerian Transmigrasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan nan inklusif, merata, dan berkepanjangan sesuai visi besar Presiden.

"Kita mau area transmigrasi menjadi lumbung pangan nasional. Mereka kudu aktif dalam menjaga ketahanan pangan Indonesia," ungkapnya.

Kementerian Transmigrasi juga berkedudukan dalam mewujudkan Asta Cita, ialah menjaga keutuhan dan integrasi nasional. Ia mengatakan perpindahan masyarakat antarwilayah telah menciptakan proses akulturasi dan asimilasi budaya, termasuk pernikahan antar suku dan budaya nan mempererat persatuan bangsa.

"Pernikahan antara penduduk dari Aceh dengan Papua, alias Jawa dengan Nusa Tenggara Barat, sekarang menjadi perihal nan biasa. Ini memperkuat rasa kebangsaan dan menjadi bagian dari strategi kebudayaan nasional," ungkapnya.

Selain itu Kementerian Transmigrasi berkedudukan dalam pengentasan kemiskinan melalui program Reforma Agraria. Viva Yoga menegaskan perpindahan masyarakat bukan sekadar memindahkan orang, tetapi memberikan solusi melalui akses tanah, penataan kawasan, dan skema hidup nan berkelanjutan.

"Transmigrasi bukan untuk memindahkan masalah. Kita mau mengubah nasib masyarakat melalui pendekatan nan sudah dirancang secara matang," paparnya.

Optimalkan Anggaran untuk Kesejahteraan Transmigran

Dalam kesempatan nan sama, Viva meminta dinas mengenai nan menangani transmigrasi untuk berkedudukan aktif membikin program untuk kesejahteraan transmigran.

Selain menggunakan anggaran dari pemerintah pusat, Viva meminta Pemda bekerja-sama dengan beragam pihak untuk mewujudkan Asta Cita di Kawasan transmigrasi

"Kita menginginkan ada buahpikiran kreasi penemuan dari wilayah untuk mengembangkan area transmigrasi, misalnya dengan berupaya agar ada program investasi di area transmigrasi, mengandeng korporasi, mengandeng kooperasi, kemudian berkolaborasi dengan siapapun BUMD, BUMN di wilayah masing-masing," tuturnya.

Viva berambisi program nan dilakukan Pemda bisa mendorong nilai tambah area transmigrasi. Hal ini bermaksud agar pendapatan masyarakat bertambah lantaran menjadi area nan berkekuatan saing, produktivitas meningkat hingga bisa menyerap tenaga kerja.

"Jadi jika itu semuanya berjalan, saya rasa Kementerian Transmigrasi melalui program-programnya tidak hanya sekedar menjalankan program, tapi menjadi bagian dari strategi pembangunan masyarakat. Kami berambisi kita bakal terus melakukan komunikasi, kita bekerja-sama dari pusat dan wilayah secara sinergis," pungkasnya.

(anl/ega)